===============================================================
Tampilkan postingan dengan label lowongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lowongan. Tampilkan semua postingan

TIPS MENERIMA PANGGILAN WAWANCARA

Mendapat panggilan wawancara (interview) adalah kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Karena bisa jadi Anda telah mengalahkan ratusan atau bahkan ribuan saingan pada tahap seleksi resume.

Agar Anda bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi wawancara kerja, ada sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan ketika menerima panggilan wawancara yang biasanya dilakukan via telepon ini, yaitu :

DISARANKAN :

1. Tanyakan nama, alamat dan nomor telepon perusahaan dengan sejelas mungkin.
2. Tanyakan apa yang harus Anda bawa sebagai kelengkapan persyaratan, siapa yang harus ditemui, lengkap dengan jabatannya
3. Bila Anda berhalangan pada hari dan waktu yang diminta, ajukan alternatif jadwal baru dengan sopan
4. Bila Anda sudah sempat menyetujui dan tiba-tiba berhalangan hadir pada hari H, hubungi kembali HRD yang bersangkutan dan ajukan jadwal baru
5. Beberapa perusahaan sengaja menyembunyikan nama perusahaannya dalam iklan lowongan, karena berbagai pertimbangan (banyak diantaranya sebetulnya merupakan perusahaan besar yang memiliki reputasi baik). Bila setelah Anda tahu identitas perusahaan yang bersangkutan dan ternyata kurang berminat untuk bekerja di perusahaan tersebut, sampaikan alasan diplomatis yang masuk akal, tanpa menyatakan keadaan yang sebenarnya. .…HARUS DIHINDARI

Bila Anda memang mengajukan lamaran ke perusahaan yang bersangkutan, jangan tanya Anda melamar sebagai apa di perusahaan itu, karena seharusnya Anda sudah tahu persis (bila perlu, buatlah catatan/daftar nama perusahaan yang Anda kirimi lamaran beserta posisi yang dilamar). Kecuali bila Anda tidak merasa melamar, karena bisa jadi HRD perusahaan tersebut mendapatkan data diri Anda melalui fitur ”Mencari Resume” yang disediakan oleh situs kerja, termasuk karir.com.

Menanyakan gaji dan kompensasi pada tahap ini

Tidak datang tanpa pemberitahuan atau tanpa alasan yang masuk akal

Begitu banyak pencari kerja yang belum mendapatkan kesempatan dipanggil wawancara, dan sangat mengharapkannya. Jadi bila Anda mendapatkan kesempatan berharga ini, pastikan Anda menghadirinya untuk menjajaki peluang karir yang tersedia.

Sumber tokhe : http://karir.com/



Selengkapnya...

MENDAPATKAN PEKERJAAN : SULIT ATAU TIDAK SIAP?

Banyak pencari kerja mengeluh sulit mendapatkan pekerjaan. Tidak terlalu mengherankan. Faktanya, jumlah pencari kerja memang jauh lebih banyak daripada lowongan yang tersedia.

Tetapi tahukah Anda, di lain pihak banyak perusahaan juga mengeluh sulit mendapatkan tenaga kerja, bukan hanya yang sudah berpengalaman melainkan juga yang baru lulus. Apa yang sesungguhnya terjadi?

Pencari kerja kadang sulit mendapatkan pekerjaan bukan hanya semata-mata karena lowongan yang terbatas atau tidak ada kesesuaian kompetensi, melainkan juga karena KETIDAKSIAPAN dan HAMBATAN yang dengan atau tanpa sengaja mereka ciptakan sendiri. Apa saja yang termasuk di dalamnya?


1. Nomor telepon yang dicantumkan pada resume tidak aktif/tidak bisa dihubungi.
2. Data-data lain mengenai pengalaman kerja dan sebagainya yang disajikan dalam resume tidak akurat atau sudah tidak valid lagi.
3. Tidak bisa meyakinkan HRD pada saat wawancara :
- tidak bersemangat
- tidak tahu jabatan yang dilamar apa
- tidak punya gambaran tentang perusahaan dan posisi yang dilamar
- tidak mampu menunjukkan sikap yang profesional melalui cara berkomunikasi, cara berinteraksi, cara menjawab dan mengajukan pertanyaan
- tidak mampu berkomunikasi dengan baik
- tidak mampu mempresentasikan diri dengan baik (tidak mengenali diri sendiri dengan baik, tidak tahu kekuatan dan ketrampilan diri sendiri, tidak mengenakan busana yang pantas, dsb.)
- datang terlambat
4. Tidak datang ketika dipanggil wawancara
5. Tidak membawa dokumen yang diminta sebagai kelengkapan persyaratan
6. Tidak siap dan tidak mampu mengisi form aplikasi standar yang disediakan perusahaan secara lengkap dan meyakinkan
7. Tidak bisa membuat resume yang menarik
8. Tidak fokus dan tekun dalam mencari dan melamar pekerjaan

Bagaimana dengan Anda?

Pastikan diri Anda benar-benar siap untuk memasuki dunia kerja dan telah meminimalkan semua kendala yang membuat Anda sulit untuk dipekerjakan.

Sumber tokhe : http://karir.com/

Selengkapnya...

Dapat Tawaran Kerja? Tangani Dengan Santun dan Kritis

Kami tahu benar, perusahaan pelanggan karir.com aktif melakukan pencarian resume. Kami yakin sebagian besar di antara Anda pernah menerima email notifikasi yang menyatakan bahwa resume Anda telah dipelajari oleh perusahaan tertentu. Jadi mungkin sebagian besar dari Anda, pernah atau sering mendapatkan panggilan wawancara walaupun tidak merasa melamar.
Sayangnya, kami juga kerap mendengar keluhan tentang perilaku anggota Pencari Karir yang dinilai kurang simpatik ketika menerima tawaran pekerjaan baru. Bagaimana menghindari cap buruk tersebut demi kepentingan semua pihak yang terlibat di karir.com? Ada baiknya Anda simak poin-poin berikut ini :
DISARANKAN
  1. Ajukan pertanyaan
    Untuk menghindari penipuan atau hal-hal negatif lainnya, sewaktu menerima kontak telepon pertama, ajukan pertanyaan menyangkut identitas perusahaan. Misalnya :
    - nama perusahaan dan jenis industri
    - dari mana mereka mendapatkan data Anda
    - alamat dan nomor telepon perusahaan
    - nama dan posisi si penelepon
    - posisi yang ditawarkan dan gambaran singkat mengenai pekerjaan yang akan ditangani
  2. Ungkapkan dengan jelas sejauh mana Anda meminati tawaran tersebut
    - Bila Anda sama sekali tidak berminat pindah kerja, tolak tawaran dengan santun sambil mengucapkan terima kasih dan mengajukan alasan yang masuk di akal.
    - Bila Anda ragu-ragu, minta waktu untuk memikirkan tawaran tersebut dengan memberi batas waktu yang jelas; kapan dan melalui apa Anda akan memberi kabar.
    - Bila Anda berminat menjajakinya, tanyakan langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan.
  3. Langkah selanjutnya
    - Ketika menghadiri wawancara
    Pelajari dengan seksama budaya kerja di perusahaan yang memberi tawaran. Ajukan pertanyaan mendetil tentang berbagai hal menyangkut pekerjaan yang ditawarkan : struktur organisasi, cara pengambilan keputusan di departemen yang bersangkutan, pola interaksi dengan atasan dan antar karyawan, bagaimana prestasi Anda akan dinilai, seberapa besar beban pekerjaan yang akan ditangani, keharusan kerja lembur atau tugas ke luar kota, dan sebagainya.
    - Pertimbangkan dengan seksama sebelum memutuskan
    Budaya kerja perlu dipelajari karena prestasi seseorang di tempat kerja bukan hanya ditentukan oleh faktor internal individu yang bersangkutan. Analogi berikut ini mungkin tepat untuk menggambarkan situasi yang ada :
    “benih yang baik belum tentu tumbuh subur dan berbuah bila ditanam di sembarang lahan”. Sebaliknya “lahan yang subur belum tentu cocok untuk semua jenis tanaman”. Jadi ada kemungkinan, Anda yang begitu cemerlang di kantor lama, tidak bisa menunjukkan prestasi apa-apa di kantor baru.

JANGAN LAKUKAN

  1. Langsung datang tanpa mengetahui dengan jelas identitas perusahaan dan posisi yang ditawarkan.
  2. Menggantung jawaban, memberi harapan tanpa ketegasan dan batas waktu, menjanjikan untuk datang atau mengirim resume lengkap tetapi kemudian mengingkarinya tanpa kabar dan alasan yang jelas.
  3. Menanyakan gaji dan atau mengajukan permintaan gaji pada kontak telepon pertama.
  4. Terburu nafsu, cepat silau oleh tawaran gaji yang besar atau merasa sudah pasti diterima.
  5. Merasa diri hebat, menilai diri terlalu tinggi sehingga mengajukan gaji dan paket kompensasi yang jauh di atas pasaran atau kurang masuk akal.

Last but not least, ketahuilah bahwa perusahaan dan pencari kerja sebetulnya berada pada posisi yang setara dan saling membutuhkan. Jangan mengemis pekerjaan, tetapi juga jangan menganggap perusahaan sedang mengemis pada Anda. Selamat “diburu” dan “berburu” karir!


Sumber tokhe : http://karir.com/

Selengkapnya...

Your Ad Here

Mesin Pencari Pekerjaan